lpdp

Penting LPDP ! 6 Fakta Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yakni instansi di bawah lindungan Kementerian Keuangan, Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan, dan Kementerian Agama, sediakan sebuah beasiswa yang memberi peluang untuk Masyarakat Negara Indonesia untuk meneruskan pengajaran tinggi dalam atau luar negeri.

Tipe Beasiswa LPDP

Beberapa beasiswa yang dijajakan ialah Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Reguler, Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Afirmasi, Beasiswa LPDP Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI, Beasiswa Pengajaran Indonesia Specialist, BUDI (Beasiswa Favorit Dosen Indonesia), Beasiswa Disertasi, dan Beasiswa Co-Funding.

Beasiswa LPDP Reguler ialah Beasiswa Pengajaran Indonesia (BPI) yang ditujukan untuk alumnus S1/D4 atau S2 yang ingin meneruskan pengajaran ke program magister atau doktoral di kampus luar dan dalam negeri.

Sementara Beasiswa Afirmasi ialah beasiswa yang ditujukan untuk mereka yang ada di wilayah tepian dan/atau ketinggalan untuk kenaikan kualitas SDM. Ada pula beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri untuk mereka yang dari tiga karier itu untuk tempuh pengajaran program magister atau doktoral sama sesuai pengetahuan yang diperlukan lembaga.

Beasiswa Disertasi diperuntukkan untuk mahasiswa doktoral yang ingin lakukan penelitan disertasi tetapi memerlukan kontribusi dana. Dan Beasiswa Co-Funding untuk pendaftar BPI Reguler atau Afirmasi yang permodalannya mengikutsertakan partner co-funding.

•Jumlah Yang menerima LPDP

Diambil dari situs Kemenkeu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, paa 25 Februari 2022, sampaikan jika Instansi Pengurus Dana Pengajaran (LPDP) sudah memberi beasiswa dengan keseluruhan Rp14,9 triliun ke 29.872 orang yang menerima semenjak tahun 2012 sampai tahun 2021.

Dalam pada itu, diambil dari Sindonews, Menteri Pengajaran, Kebudayaan, Penelitian, dan Tehnologi (Mendikbudristek) mengatakan, di tahun 2022 ini jumlah yang menerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan akan ditambahkan sampai 3.735 orang.

Baca Juga :   Hati - hati ! 11 Bahaya Tawas Untuk Kesehatan

•Sertifikasi Bahasa Inggris

Jika ingin mendaftarkan beasiswa LPDP, karena itu pendaftar diharuskan mempunyai minimal satu sertifikat sah kekuatan berbahasa Inggris. Adapun minimal score yang disuruh untuk IELTS ialah 6.5 untuk S2 dan 7.0 untuk S3. TOEFL IBT minimum score 80 untuk S2 dan 94 untuk S3.

Sementara PTE Academic score minimalnya 58 untuk S2 dan 65 untuk S3. Disamping itu, calon awardee atau yang menerima LPDP harus mempunyai LoA Unconditional atau surat sah diterima sebagai mahasiswa di kampus arah tanpa persyaratan dan tinggal register ulangi.

•Pendanaan Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP akan memodali penerimanya sampai menuntaskan study lalu kembali lagi ke Indonesia. Permodalan itu terbagi dalam ongkos akademik mencakup registrasi, SPP, sokongan buku, riset, seminar internasional, dan publisitas jurnal internasional. Sementara permodalan yang memiliki sifat sekunder terdiri dari ongkos hidup bulanan, transportasi, asuransi kesehatan, sokongan keluarga, sampai ongkos genting.

•Universitas Arah Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Beberapa kampus ini jadi tujuan beberapa yang menerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang umumnya datang dari Amerika dan Inggris:

-Universitas of Oxford, Inggris

-Standford University, Amerika Serikat

-Yale University, Amerika Serikat

-ETH Zurich – Swiss Federasi Institute of Technology, Swiss

-Peking University, China

-University of Chicago, Amerika Serikat

-University of Toronto, Kanada

-University College London, Inggris

-University of Edinburgh, Skotlandia

-National University of Singapore (NUS), Singapore

 

•Trending #ShitLPDPAwardeesSay

Mencuplik BBC, di tahun 2018 lalu sempat ramai tagar #ShitLPDPAwardeeSay yang mengumpulkan 9.000 ciutan mengenai kritikan yang diperuntukkan untuk yang menerima beasiswa itu. Disebutkan, jika mereka terima kontribusi melalui pajak rakyat, tetapi dipandang tidak berperan pada pembangunan di Indonesia.

Baca Juga :   Berita Baru Penghapusan Pertalite 2021

Semua berawal dari tweet account @pervertauditor yang memperlihatkan ada ketidaksamaan pengakuan beberapa awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebelum dan setelah terima beasiswa. Langsung, ciutannya selanjutnya memperoleh banyak tanggapan dari netizen.

Ada yang menyepakati, ada pula yang menyangkalnya khususnya dari kelompok beberapa yang menerima LPDP yang memperlihatkan bukti andilnya sepanjang berkuliah di luar negeri.

Menyikapi trendingnya tagar #ShitLPDPAwardeeSay itu, Kepala Agen Komunikasi dan Service Info (KLI) Kemenkeu Nufransa Wira Sakti menjelaskan jika salah satunya syarat untuk awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ialah kembali dan ikut lakukan kontributor pada Indonesia. Sekitar 5.440 alumni sudah lakukan usaha pembangunan di Tanah Air, sementara bekasnya masih ada di luar negeri untuk meneruskan pengajaran, atau bekerja di instansi internasional atas ijin Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Bila ada yang menerima beasiswa yang lakukan pelanggaran, karena itu harus kembalikan semua dana beasiswa yang diterima, dikunci dari publisitas pada media sah LPDP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.