Vaksin Booster Pfizer

Alasan harus Vaksin Booster Pfizer Covid-19

Wow! Hampir Sempurna, Vaksin Booster Pfizer Di-claim 95,6 % Sanggup Robohkan Covid-19

Pfizer Inc. dan BioNTech SE sudah umumkan hasil paling atas dari eksperimen termonitor random Babak 3 yang menilai kemanjuran dan keamanan jumlah booster 30g dari Vaksin Booster Pfizer -BioNTech di lebih dari 10.000 pribadi berumur 16 tahun ke atas.
Dalam eksperimen, jumlah booster yang dikasih ke pribadi yang awalnya terima seri dua jumlah primer Pfizer-BioNTech mengembalikan pelindungan vaksin pada Covid-19 ke tingkat tinggi yang diraih sesudah jumlah ke-2 .

Hasilnya memperlihatkan jika ada kemanjuran vaksin relatif sebesar 95,6% jika dibanding sama mereka yang tidak terima Vaksin Booster Pfizer .
Ini ialah hasil kemanjuran pertama dari eksperimen booster vaksin Covid-19 secara random dan termonitor.

“Hasil ini memberi bukti selanjutnya mengenai faedah booster karena kami mempunyai tujuan untuk membikin orang terlindung secara baik dari penyakit ini,” kata Albert Bourla, Ketua dan Chief Executive Officer, Pfizer diambil dari situs BusinessWire pada Sabtu (23/10/2021).

“Selainnya usaha kami untuk tingkatkan akses global dan peresapan antara yang tidak divaksin, kami yakin Vaksin Booster Pfizer mempunyai peranan penting buat dimainkan dalam menangani teror kesehatan warga yang berjalan dari wabah ini.

“Kami mengharap bisa share data ini dengan kewenangan kesehatan dan bekerja bersama untuk tentukan bagaimana data itu bisa dipakai untuk memberikan dukungan penyeluncuran jumlah booster di penjuru dunia.” tambahnya.

“Data penting ini menambahkan bukti yang memperlihatkan jika jumlah booster vaksin kami bisa menolong membuat perlindungan komunitas luas orang dari virus ini dan variasinya,” kata Ugur Sahin, M.D., CEO dan Co-Founder BioNTech.

Baca Juga :   Hari Buruh atau May Day Diperingati Tiap 1 Mei, Simak Sejarahnya

“Berdasar penemuan ini, kami yakin jika, selainnya akses global yang luas ke vaksin untuk semuanya orang, Vaksin Booster Pfizer bisa mainkan peranan penting dalam menjaga penahanan wabah dan normal kembali.”

 

Eksperimen Vaksin Booster Pfizer

Semua peserta eksperimen awalnya menuntaskan seri dua jumlah khusus vaksin Pfizer-BioNTech, dan diacak 1:1 untuk terima jumlah booster 30 g (kemampuan jumlah yang serupa dengan seri primer) atau plasebo.

Waktu rerata di antara jumlah ke-2 dan pemberian jumlah Vaksin Booster Pfizer atau plasebo ialah sekitaran 11 bulan.

Berlangsungnya tanda-tanda Covid-19 diukur dari minimal 7 hari sesudah booster atau plasebo, dengan rerata tindak lanjut 2,lima bulan. Selama saat riset, ada 5 kasus Covid-19 pada barisan booster, dan 109 kasus pada barisan non-boost.

Kemanjuran vaksin relatif yang dilihat sebesar 95,6 % (95 % CI: 89,3, 98,6) menggambarkan pengurangan peristiwa penyakit pada barisan yang dikuatkan dibanding dengan barisan yang tidak dikuatkan dari mereka yang tidak mempunyai bukti infeksi SARS-CoV-2 awalnya.

Umur rerata peserta ialah 53 tahun, dengan 55,5 % peserta di antara 16 dan 55 tahun, dan 23,3 % peserta 65 tahun ke atas.
Beberapa analitis subkelompok memperlihatkan kemanjuran stabil lepas dari umur, tipe kelamin, ras, etnis, atau keadaan komorbiditas.
Profile efek biasanya stabil dengan data keamanan medis yang lain untuk vaksin, tanpa permasalahan keamanan yang terdeteksi.

Pfizer dan BioNTech merencanakan untuk memberikan hasil detil dari eksperimen untuk publisitas peer-review.
Perusahaan merencanakan untuk membagi data ini dengan Tubuh Pengawas Obat dan Makanan AS, Tubuh Obat Eropa, dan tubuh pengontrol yang lain di penjuru dunia selekasnya mungkin.

Di tanggal 22 September 2021, jumlah Vaksin Booster Pfizer -BioNTech Covid-19 sudah ditetapkan untuk pemakaian genting oleh FDA AS untuk pribadi berumur 65 tahun ke atas, pribadi berumur 18 sampai 64 tahun dengan resiko tinggi Covid- 19, dan pribadi berumur 18 sampai 64 tahun dengan paparan institusional atau tugas yang kerap pada SARS-CoV-2.

Baca Juga :   Oppo A57 Rilis di Indonesia, Harga Cuma 2 Jutaan!

Pada 20 Oktober 2021, jumlah booster vaksin dibolehkan untuk pemakaian genting oleh FDA AS pada pribadi yang penuhi persyaratan yang sudah menuntaskan vaksinasi primer dengan vaksin Covid19 sah yang lain.

Disamping itu, jumlah booster vaksin dibolehkan di Uni Eropa dan beberapa negara lain, dengan referensi untuk komunitas yang bervariatif berdasar tutorial kewenangan kesehatan di tempat.

Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech, yang didasari pada tehnologi mRNA punya BioNTech, diperkembangkan oleh BioNTech dan Pfizer. BioNTech ialah Pemegang Otorisasi Marketing di Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris Raya, Kanada dan pemegang otorisasi pemakaian genting atau yang sama dengan di Amerika Serikat (bersama dengan Pfizer) dan negara lain.

Pengajuan untuk memperoleh kesepakatan ketentuan di beberapa negara di mana otorisasi pemakaian genting atau yang sama dengan sebelumnya sudah diperkirakan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *