Kasus Varian Omicron naik 6 Kali Lipat

Baru Kasus Varian Omicron naik 6 Kali Lipat

Kasus Varian Omicron naik 6 Kali Lipat

Penyebaran dan infeksi varian baru coronavirus (Covid-19) Omicron semakin mengkhawatirkan. Selain merusak beberapa negara Eropa dan Amerika, varian ini sudah masuk ke Indonesia.

Bahkan pekan lalu, jumlah kasus Omicron di seluruh dunia meningkat signifikan, hingga delapan kali lipat.

Menteri Kesehatan Tentang Omicron

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan (Menkes), mengungkapkan jumlah kasus Omicron di seluruh dunia meningkat dari 7.900 menjadi 62.342.
Untuk memprediksi hal tersebut, Budi mengatakan pemerintah melakukan berbagai upaya untuk memprediksi lonjakan kasus varian baru.

Antisipasi Pemerintah terhadap varian Omicron

Pemantauan Vaksinasi terhadap visitor asing tetap dilakukan. Menkes melalui keterangannya “Kami akan perkuat proses pengawasan dan juga karantina di pintu masuk laut dan darat dengan bantuan TNI, Poli, dan Kementerian Dalam Negeri,” katanya dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Rabu (22/12/2021).

Menkes menambahkan, angka positif pemudik yang masuk melalui jalur darat dan laut cenderung lebih tinggi dibandingkan jalur udara.
“Terhitung Selama sepekan terakhir, data jumlah turis asing di semua akses pintu masuk telah meningkat secara signifikan. Dalam semua tes PCR dan sekuensing genom kami, tingkat positif lewat laut dan darat jauh lebih tinggi daripada di pintu masuk melalui udara. Ternyata mahal. , “dia berkata.

Selain uji whole genome sequence (WGS), Budi melanjutkan uji PCR menggunakan metode S gene targeting disorder (STGF), yang memungkinkan pihaknya mendeteksi mutan Covid-19 lebih cepat. ..

Baca Juga :   5 Kebohongan Dunia Paling besar Sepanjang Sejarah

“Tes PCR dengan SGTF tidak 10% seperti WGS karena berfungsi sebagai penanda, tetapi lebih banyak mendeteksi Omicron dalam waktu 4-6 jam, dan WGS membutuhkan waktu 3-5 hari,” jelasnya.
terkait perihal kasus Omicron yang terdeteksi di negara Indonesia, Menteri kesehatan menegaskan bahwa semua kasus tersebut berasal dari luar negeri atau impor.

Kasus terbaru Varian Omicron

“Sekarang kita bisa melihat petugas kebersihan ditangkap oleh seorang musafir asing yang merupakan wanita Indonesia yang berasal dari Nigeria pada 8 Desember dan 27 November. Jadi, semua kasus di Indonesia adalah kasus impor. Itu terbukti.”

Pemerintah juga memperketat gerbang kedatangan negara untuk mencegah kasus impor, khususnya varian Omicron.
“Kita perlu memperkuat serta memperketat kedatangan dan karantina visitor asing agar kita bisa terus waspada terhadap insiden dari Nigeria, London, dan Guyana, AS,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.